Analisis Saham - Amazon.com, Inc. (AMZN)
Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka
Amazon (NASDAQ: AMZN) menunjukkan kinerja yang sangat baik di berbagai aspek, termasuk pertumbuhan pendapatan, peningkatan margin keuntungan, serta peluang optimasi di masa depan melalui teknologi seperti robotik dan drone. Dengan dominasi pasarnya yang kuat dan pertumbuhan yang stabil, saham Amazon layak untuk direkomendasikan sebagai pilihan investasi.
Berdasarkan grafik saham saat ini:
Analisis Teknikal
Amazon mengalami penurunan -16% sebulan terakhir dan -12% sepanjang 2025 sejauh ini, menunjukkan tekanan dalam jangka pendek, meskipun punya prospek cerah di masa depan.
Bila digambarkan dari level swing low secara moderat pada $150 sekitar Agustus 2024 lalu, saham AMZN mengalami peningkatan hingga lebih dari 60% pada puncaknya di area $240, sehingga dapat dikatakan bahwa retracement ini masih wajar dalam jangka menengah.
Ditambah dengan fibonacci 61.8% pada area $185 yang dapat menjadi key level utama bagi AMZN sebelum melanjutkan rally.
Support selanjutnya pada $185 dan $170.
Setup Trading
Rentang Beli: area $180-$190 yang merupakan area demand.
Stop Loss (SL): Di level $165, di bawah support $170, untuk mengurangi risiko jika harga terus menurun.
Target Profit (TP): Ada tiga target harga yaitu $200, $215 serta $230 sebagai area resistance utama.
Potensi Keuntungan dan Kerugian
Potensi Kerugian: Jika membeli di median rentang beli, atau sekitar level $185 dan harga turun ke SL ($165), kerugian potensial $20 per saham, atau sekitar -10.81%.
Potensi Keuntungan:
Ke target pertama ($200): potensi keuntungan $15 per saham, sekitar 8.11%.
Ke target kedua ($215): potensi keuntungan $30 per saham, sekitar 16.22%
Ke target ketiga ($230): potensi keuntungan $45 per saham, sekitar 24.32%
Perlu diingat bahwa ini adalah analisis teknikal berdasarkan data saat ini dan dapat berubah dengan dinamika pasar. Selalu lakukan penelitian dan pertimbangan sendiri sebelum membuat keputusan investasi atau trading.
Kinerja Keuangan: Tren Positif
Amazon telah menunjukkan tren kenaikan pendapatan yang konsisten dalam jangka panjang. Menariknya, meskipun pandemi Covid-19 sempat memengaruhi banyak bisnis, hal tersebut tidak memberikan dampak negatif yang signifikan pada Amazon. Sejak 2022, margin keuntungan Amazon terus meningkat dan saat ini mendekati titik tertinggi. Dengan marjin laba sekitar 10%, Amazon telah berhasil mengubah model bisnisnya, di mana segmen dengan keuntungan tinggi seperti layanan cloud (AWS) dan periklanan kini menjadi pendorong utama pertumbuhan. Pada laporan keuangan terbaru, Amazon mencatat kuartal yang luar biasa, dengan pertumbuhan penjualan yang lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan biaya operasional. Beberapa pencapaian penting dalam laporan Q4 2024 antara lain:
Musim belanja akhir tahun paling sukses dalam sejarah Amazon
Pengiriman tercepat dalam sejarah untuk pelanggan Prime pada 2024
AWS tumbuh 19% YoY dengan pendapatan sekitar $29 miliar
Layanan periklanan naik 18% YoY dengan pendapatan sekitar $17 miliar
Selain itu, posisi kas perusahaan meningkat, sementara utang jangka panjang menurun, menunjukkan fundamental keuangan yang semakin kuat.
Valuasi Saham: Masih Terbilang Murah
Saat ini, valuasi Amazon menunjukkan potensi investasi yang menarik. Dengan nilai pasar sekitar $2,25 triliun dan utang bersih sekitar $54 miliar, rasio harga terhadap pendapatan (P/E) serta harga terhadap pertumbuhan laba (PEG) berada dalam kisaran yang cukup menarik bagi investor. Rasio PEG yang berkisar antara 1,7 hingga 2,26 menunjukkan bahwa saham Amazon masih dalam kategori murah untuk ukuran perusahaan dengan pertumbuhan pesat. Beberapa alasan mengapa valuasi ini dianggap wajar atau bahkan murah:
Amazon memiliki dominasi pasar dan merek yang sangat kuat
Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pendapatan mencapai 20%, sementara pertumbuhan arus kas bebas per saham sebesar 22,5%
Potensi pengembalian bagi investor tetap tinggi, dengan kemungkinan pembelian kembali saham atau bahkan dividen di masa depan
Prospek Masa Depan: Optimasi dan Inovasi Berkelanjutan
Amazon terus memperkuat posisinya dengan berbagai strategi inovasi, termasuk penerapan robotik dan drone untuk efisiensi operasional. Drone pengiriman terbaru, MK30, telah dirancang untuk menjangkau jarak dua kali lebih jauh dibandingkan model sebelumnya serta beroperasi lebih senyap. Selain itu, investasi besar Amazon dalam teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur cloud menjanjikan peningkatan produktivitas sebesar 25% di fasilitas pemenuhan pesanan generasi berikutnya. Meskipun pertumbuhan pendapatan yang diproyeksikan untuk Q1 2025 hanya berkisar 5% hingga 9% YoY, ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti dampak nilai tukar yang tidak menguntungkan sebesar $2,1 miliar dan efek tahun kabisat yang menambah $1,5 miliar dalam penjualan pada tahun sebelumnya.
Pandangan Analis
Wall Street memberikan peringkat "Strong Buy" (Beli Kuat) untuk saham Amazon dengan skor rata-rata 4,63, di mana dari 69 analis dalam 90 hari terakhir, 47 merekomendasikan Strong Buy, 19 Buy, dan 3 Hold, tanpa ada rekomendasi Sell atau Strong Sell. Target harga rata-rata diperkirakan $264,71, mencerminkan potensi kenaikan 36,07% dari harga saat ini. Analis tetap optimistis terhadap pertumbuhan Amazon yang kuat di berbagai segmen bisnis, termasuk cloud, periklanan, dan otomatisasi, yang terus meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Kesimpulan
Amazon menunjukkan fundamental keuangan yang kuat dengan pertumbuhan pendapatan stabil, margin keuntungan meningkat, serta inovasi berkelanjutan dalam teknologi seperti robotik dan drone. Valuasi sahamnya masih tergolong murah dibandingkan pertumbuhan yang ditawarkan, dengan rasio PEG antara 1,7 hingga 2,26. Meskipun ada tekanan jangka pendek, prospek jangka panjang tetap cerah berkat ekspansi AWS, periklanan, dan otomatisasi. Wall Street memberikan rekomendasi "Strong Buy" dengan target harga rata-rata $264,71, berpotensi naik 36,07%. Dengan inovasi dan efisiensi yang terus berkembang, Amazon tetap menjadi pilihan investasi menarik untuk jangka panjang.
*Disclaimer:
This information is provided for general information purposes only. Consider your investment objectives, financial resources and other relevant circumstances carefully before investing. This is not an invitation or an offer to invest, nor is it financial advice or a recommendation to buy or sell any investment.