Analisis Saham - Las Vegas Sands (LVS)
Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka
Las Vegas Sands (LVS) saat ini diperdagangkan sekitar $43 per lembar saham dan mengalami pergerakan harga yang relatif stabil dalam kisaran sempit. Namun, banyak investor tampaknya masih melewatkan peluang pertumbuhan besar yang dimiliki perusahaan ini. Dengan pengumuman pengunduran diri Rob Goldstein sebagai CEO pada tahun depan, terjadi pergeseran kepemimpinan yang berpotensi mengubah strategi bisnis perusahaan. Posisi CEO akan diambil alih oleh Patrick Dumont, menantu dari mendiang pendiri Sheldon Adelson. Goldstein, yang telah bersama LVS selama lebih dari 30 tahun, dikenal sebagai sosok yang setia dengan visi Adelson dalam membangun resor kasino terintegrasi di pasar besar dengan pertumbuhan tinggi. Meski begitu, Dumont diprediksi akan membawa pendekatan yang lebih agresif dalam hal ekspansi dan investasi strategis.
Berdasarkan grafik saham saat ini:
Analisis Teknikal
Saham LVS mengalami kemunduran secara YoY hingga -18% dimana 15% diantaranya sejak awal tahun 2025 ini.
Meski demikian dalam jangka pendek LVS mulai menunjukkan pemulihan dengan menciptakan higher high di area $47.50.
Kini sejak awal Maret, LVS retrace hingga ke level Fibonacci 78.6% yang menjadi key level utama dalam jangka menengah.
Support selanjutnya pada $43 dan $41.
Setup Trading
Rentang Beli: area $42-$44 yang merupakan area demand.
Stop Loss (SL): Di level $40.50, di bawah support $41, untuk mengurangi risiko jika harga terus menurun.
Target Profit (TP): Ada tiga target harga yaitu $45.50, $47.50 serta $50 sebagai area resistance utama.
Potensi Keuntungan dan Kerugian
Potensi Kerugian: Jika membeli di median rentang beli, atau sekitar level $43 dan harga turun ke SL ($40.50), kerugian potensial $2.50 per saham, atau sekitar -5.81%.
Potensi Keuntungan:
Ke target pertama ($45.50): potensi keuntungan $2.50 per saham, sekitar 5.81%.
Ke target kedua ($47.50): potensi keuntungan $4.50 per saham, sekitar 10.47%
Ke target ketiga ($50): potensi keuntungan $7 per saham, sekitar 16.28%
Perlu diingat bahwa ini adalah analisis teknikal berdasarkan data saat ini dan dapat berubah dengan dinamika pasar. Selalu lakukan penelitian dan pertimbangan sendiri sebelum membuat keputusan investasi atau trading.
Ekspansi Global: Thailand, Texas, dan New York dalam Radar
Setelah menjual asetnya di Las Vegas seharga $6,2 miliar pada tahun 2021, LVS berfokus mencari peluang baru. Thailand menjadi target utama ekspansi di Asia, mengingat kesuksesan LVS di Makau dan Singapura. Menurut beberapa sumber di industri, LVS memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar Thailand berkat pengalaman panjangnya di wilayah tersebut.
Di Amerika Serikat, Texas menjadi target jangka panjang bagi LVS. Meski perjudian masih ilegal di negara bagian ini, LVS telah melakukan langkah strategis dengan menginvestasikan $100 juta dalam kemitraan dengan tim NBA Dallas Mavericks. Langkah ini tidak hanya menunjukkan ketertarikan Dumont terhadap olahraga tetapi juga bisa menjadi cara membangun koneksi kuat di kalangan pengambil keputusan lokal.
Sementara itu, di New York, LVS menghadapi persaingan ketat dalam perebutan tiga lisensi kasino baru yang akan diberikan di wilayah metro terbesar AS. Dengan dua pemain utama, MGM dan Genting, yang sudah lebih dulu beroperasi di negara bagian ini, LVS harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan posisi strategis. Meski demikian, lokasi yang dipilih LVS di Long Island bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi regulator.
Potensi Ekspansi ke Brasil
Brasil juga menjadi salah satu target ekspansi LVS. Negara dengan populasi lebih dari 215 juta ini memiliki pasar perjudian daring yang berkembang pesat. Pendapatan dari iGaming dan taruhan olahraga daring di Brasil mencapai $2,8 miliar, dengan demografi unik di mana 52% pemain kasino daring adalah wanita. Dengan meningkatnya regulasi yang lebih jelas di Brasil, LVS melihat potensi besar dalam membangun resor kasino terintegrasi di sana.
Arah Baru di Era Dumont
Di bawah kepemimpinan Goldstein, LVS mempertahankan pendekatan konservatif yang sejalan dengan visi Adelson. Namun, dengan Dumont yang memiliki latar belakang keuangan dan keterlibatan mendalam dalam dunia olahraga, banyak yang memperkirakan perubahan strategi yang lebih ekspansif. Investasi dalam Dallas Mavericks dan keterlibatan Dumont dalam negosiasi antara NBA dan China menunjukkan kemungkinan LVS akan lebih terbuka terhadap transaksi besar di masa depan.
Penjualan aset di Las Vegas pada 2021 merupakan langkah untuk mengamankan modal besar guna ekspansi ke pasar baru. Namun, hingga kini, LVS masih terjebak dalam pergerakan harga saham yang stagnan. Dengan perubahan kepemimpinan ini, diharapkan akan muncul strategi baru yang lebih agresif dalam akuisisi dan ekspansi, yang pada akhirnya bisa mendorong nilai sahamnya menuju $80-$85 per lembar pada akhir tahun ini.
Pandangan Analis
Saham Las Vegas Sands (LVS) diperdagangkan di $43,19 dengan kenaikan 0,96% pada 14 Maret 2025. Rata-rata target harga dari analis adalah $57,95, mencerminkan potensi kenaikan 34,17%. Dari 20 analis dalam 90 hari terakhir, 13 merekomendasikan Strong Buy, 3 Buy, dan 4 Hold, tanpa rekomendasi jual. Pergantian kepemimpinan ke Patrick Dumont dapat membawa strategi lebih agresif, termasuk ekspansi ke Thailand, Texas, dan New York. Dengan fundamental kuat dan peluang pertumbuhan besar, LVS berpotensi bangkit dari stagnasi dan mencapai nilai yang lebih mencerminkan potensi bisnisnya.
Kesimpulan
Las Vegas Sands (LVS) memiliki potensi pertumbuhan besar yang belum sepenuhnya dihargai pasar. Sahamnya saat ini berada di kisaran $43, dengan target harga analis di $57,95, mencerminkan potensi kenaikan 34,17%. Pergantian kepemimpinan ke Patrick Dumont diperkirakan membawa strategi ekspansi lebih agresif, terutama ke Thailand, Texas, New York, dan Brasil. Meskipun saham mengalami penurunan YoY, ada tanda pemulihan teknikal dengan target resistance di $50. Dengan latar belakang keuangan Dumont dan fokus baru pada ekspansi, ada peluang besar bagi LVS untuk keluar dari stagnasi dan mencapai valuasi yang lebih tinggi pada akhir tahun.
*Disclaimer:
This information is provided for general information purposes only. Consider your investment objectives, financial resources and other relevant circumstances carefully before investing. This is not an invitation or an offer to invest, nor is it financial advice or a recommendation to buy or sell any investment.