Kilas Balik Pasar Amerika : Pergerakan Mingguan 17 Mar - 21 Mar 2025
Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka
📈 Pekan ketiga Maret 2025 ditandai dengan keputusan The Fed menahan suku bunga sambil mempertahankan proyeksi pemangkasan tahun ini. Pasar bergerak variatif dengan saham AS sempat terkoreksi, sementara obligasi dan saham internasional menguat. Kekhawatiran atas tarif dan perlambatan ekonomi masih membayangi, tetapi data tenaga kerja dan manufaktur menunjukkan ketahanan. Berikut rangkuman peristiwa pasar 17-21 Maret 2025. 📊✨
Quick Recap
1️⃣ Pergerakan Indeks Pasar Saham
📈 Dow Jones Industrial Average naik +1.2% ke 41,985, meski YTD masih negatif -1.3%
📈 S&P 500 naik +0.5% ke 5,668, YTD -3.6%
📈 Nasdaq Composite menguat tipis +0.2% ke 17,784, YTD masih melemah -7.9%
📈 MSCI EAFE naik +1.4% ke 2,500, memimpin kinerja YTD +10.6%
📉 Yield obligasi 10-tahun AS turun ke 4.25%
📈 Harga minyak WTI rebound ke $68.30 per barel (+1.7%), tapi YTD masih turun -4.8%
📈 Obligasi (iShares Core US Aggregate Bond ETF) naik +0.5% minggu ini dan +2.7% YTD
2️⃣ Faktor-Faktor Penggerak Pasar
📊 The Fed Tahan Suku Bunga, Proyeksi Tetap Dovish
Fed Funds Rate tetap di 4.25% - 4.5%
Proyeksi 2 kali pemangkasan tahun ini, PCE Inflation dinaikkan jadi 2.7% (2025)
Fed memperlambat Quantitative Tightening mulai April
Fokus pasar beralih ke potensi dampak tarif baru yang diumumkan awal April
📊 Obligasi dan Saham Internasional Jadi Penopang
Saham Eropa naik didukung rencana belanja infrastruktur dan pertahanan
Saham China naik ekspektasi stimulus fiskal dan moneter
Obligasi AS dan emerging market jadi favorit seiring turunnya yield
📊 Data Ekonomi Campuran, Resesi Belum Dekat
Leading Economic Index (LEI) turun -0.3% tapi tren 6 bulan membaik
Initial Jobless Claims stabil di 223.000
Industri AS naik 0.7%, manufaktur +0.9% didorong lonjakan produksi otomotif
3️⃣ Data Ekonomi AS
📈 LEI Februari turun ke 101.1
📈 Jobless claims rata-rata 227.000, tenaga kerja masih solid
📈 Produksi Industri cetak rekor baru, naik 0.7%
📉 Outlook GDP 2025 dipangkas ke 1.7% dari 2.1%
Top Movers
Beberapa saham menjadi pusat perhatian minggu lalu, baik karena laporan keuangan maupun faktor eksternal lainnya:
📈 Nike (NKE): Laporan keuangan bagus, sempat naik +4.23%, tapi balik turun -4%
📉 FedEx (FDX): Laba di bawah ekspektasi, anjlok -7.92%
📉 Micron (MU): Meski laba bagus, turun -3.51%
📉 Tesla (TSLA): Masih tertekan, Elon Musk minta karyawan sabar, saham turun 50% dalam 3 bulan
📈 Emerging Market Bonds: Lanjutkan reli, jadi bintang di segmen fixed income
Outlook dan Strategi Investasi
📈 Fokus ke Diversifikasi
Saham internasional dan obligasi tampil lebih baik, bisa jadi alternatif seiring pullback saham AS
Defensif sectors seperti kesehatan dan utilitas mulai menarik minat
📈 Tarif dan Kebijakan AS jadi Kunci
Detail tarif baru awal April akan menentukan arah pasar ke depan
The Fed masih cenderung dovish tapi hati-hati dengan inflasi
📈 Bonds Masih Menarik
Dengan ekspektasi penurunan suku bunga, obligasi berpotensi lanjutkan reli
Next Week: March 24 - 28, 2025🔍
📊 Senin (24 Maret) – Earnings KB Home (KBH)
📊 Selasa (25 Maret) – Consumer Confidence, New Home Sales, Earnings McCormick (MKC)
📊 Rabu (26 Maret) – Durable Goods Orders, Earnings Chewy (CHWY), Petco (WOOF), Dollar Tree (DLTR)
📊 Kamis (27 Maret) – Final GDP Q4, Wholesale Inventories, Pending Home Sales, Earnings Walgreens (WBA), AAR (AIR), Winnebago (WGO)
📊 Jumat (28 Maret) – PCE Price Index, Michigan Consumer Sentiment
Conclusion
Pasar masih bergerak dalam ketidakpastian, tapi peluang muncul di saham internasional dan obligasi. Koreksi di saham AS bisa jadi momen akumulasi selektif, sembari menunggu kejelasan tarif dan arah kebijakan The Fed. 📊🚀
*Disclaimer:
Informasi ini diberikan hanya untuk tujuan informasi umum. Pertimbangkan tujuan investasi, sumber daya keuangan, dan keadaan relevan lainnya dengan hati-hati sebelum melakukan investasi. Ini bukan ajakan atau tawaran untuk berinvestasi, juga bukan nasihat keuangan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual investasi apapun.