Analisis Saham - Cisco Systems (CSCO)

Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka

Cisco Systems (CSCO) selama ini kerap dikaitkan dengan era gelembung dot-com, dan hal tersebut masih membayangi pergerakan sahamnya hingga kini. Padahal, secara fundamental dan keuangan, Cisco terus mencatatkan kinerja yang solid. Pendapatan mereka meningkat signifikan dari $12,15 miliar di tahun 1999 menjadi $54,18 miliar dalam periode trailing twelve months (TTM) saat ini. Namun, harga sahamnya belum juga menembus rekor tertinggi era dot-com. Banyak investor yang masih memandang Cisco sebagai perusahaan hardware jadul, padahal kini Cisco tengah bertransformasi menjadi penyedia layanan berbasis software dan subscription. Dengan fundamental sekuat ini dan valuasi yang masih tergolong murah, Cisco menawarkan peluang besar bagi investor yang mengincar apresiasi modal sekaligus pendapatan pasif dari dividen.

Berdasarkan grafik saham saat ini:

Analisis Teknikal

  • CSCO kembali menorehkan hasil positif dengan kenaikan 18% sejak 6 bulan terakhir dan 24% secara YoY.

  • Walaupun dalam sebulan ini CSCO mengalami kemunduran 4%, tampaknya sudah menemui level support kuat.

  • CSCO sendiri telah membentuk double bottom di support $59 dengan potensi kenaikan yang menarik.

  • Support selanjutnya berada pada $60 dan $59.

Setup Trading

  • Rentang Beli: area $59-$61 yang merupakan area key level.

  • Stop Loss (SL): Di level $58, di bawah support $59, untuk mengurangi risiko jika harga terus menurun.

  • Target Profit (TP): Ada tiga target harga yaitu $63, $66 serta $70 sebagai area resistance utama.

Potensi Keuntungan dan Kerugian

  • Potensi Kerugian: Jika membeli di median rentang beli, atau sekitar level $60 dan harga turun ke SL ($58), kerugian potensial $2 per saham, atau sekitar -3.33%.

  • Potensi Keuntungan:

    • Ke target pertama ($63): potensi keuntungan $3 per saham, sekitar 5%.

    • Ke target kedua ($66): potensi keuntungan $6 per saham, sekitar 10%

    • Ke target ketiga ($70): potensi keuntungan $10 per saham, sekitar 16.67%

Perlu diingat bahwa ini adalah analisis teknikal berdasarkan data saat ini dan dapat berubah dengan dinamika pasar. Selalu lakukan penelitian dan pertimbangan sendiri sebelum membuat keputusan investasi atau trading.

Didorong AI dan Pembangunan Data Center, Cisco Diuntungkan

Perkembangan teknologi seperti AI, robotik, dan komputasi akselerasi mendorong kebutuhan besar akan infrastruktur data center. Cisco sebagai tulang punggung perangkat jaringan sangat diuntungkan dari tren ini. Meski tidak sepopuler Nvidia atau Alphabet dalam pemberitaan, produk Cisco adalah bagian vital dari pembangunan infrastruktur tersebut. Dari sisi momentum, pergerakan saham Cisco menunjukkan tren bullish dengan pola higher highs dan higher lows dalam dekade terakhir, memperkuat potensi pertumbuhan jangka panjangnya.

Risiko Investasi Masih Ada, Tapi Peluangnya Lebih Besar

Meski prospeknya menarik, Cisco tetap memiliki beberapa risiko. Salah satunya adalah potensi perlambatan belanja modal dari perusahaan raksasa seperti Amazon dan Alphabet yang bisa menghentikan laju pembangunan data center. Selain itu, persaingan dari perusahaan seperti Arista Networks dan Fortinet juga menjadi tantangan. Jika para profesional IT mulai beralih dari produk Cisco, maka kinerja keuangan perusahaan bisa terpengaruh. Namun secara keseluruhan, posisi Cisco di industri ini masih sangat kuat.

Fundamental Keuangan Kuat, Buyback dan Dividen Konsisten

Jika melihat performa keuangan dekade terakhir, Cisco menunjukkan konsistensi dalam menghasilkan laba dan mengelola arus kas. Dengan total EBITDA sebesar $154,86 miliar dan laba bersih $97,82 miliar, Cisco mampu menjaga neraca keuangannya tetap kokoh. Mereka juga agresif melakukan buyback dan membayar dividen yang terus meningkat. Bahkan, sejak 2016, total dividen yang dibayarkan setara dengan 51,37% dari modal awal investasi saat itu, di luar kenaikan harga saham dan buyback yang mengurangi jumlah saham beredar.

Transformasi Bisnis: Dari Hardware ke Software dan Keamanan

Perlahan namun pasti, Cisco berhasil mengubah model bisnisnya. Kini, pendapatan dari hardware murni sudah di bawah 50%. Sisanya berasal dari layanan dan produk keamanan siber yang berbasis recurring revenue, menjadikan ekosistem Cisco makin kuat dan "lengket" dengan kliennya. Di kuartal kedua 2025, pendapatan dari layanan mencapai 26,85% dan dari produk keamanan 15,09%. Ini menunjukkan bahwa ketergantungan Cisco terhadap penjualan hardware mulai berkurang.

Potensi Besar dari AI dan Masa Depan yang Cerah

Presentasi Nvidia di GTC 2025 menegaskan bahwa perkembangan AI masih dalam tahap awal dan membutuhkan daya komputasi yang luar biasa besar. Hal ini membuka peluang jangka panjang bagi Cisco karena semakin banyak data center yang dibangun, semakin besar pula kebutuhan akan perangkat jaringan dan layanan dari Cisco. Dengan valuasi saat ini yang masih di bawah 20x FCF, Cisco terlihat sebagai salah satu saham bernilai (value stock) yang menarik di sektor teknologi.

Momentum Positif: Tren Higher Highs dan Higher Lows Terus Terbentuk

Secara teknikal, pergerakan saham Cisco selama 10 tahun terakhir menunjukkan pola yang sehat. Setiap koreksi selalu diikuti oleh level low yang lebih tinggi dari sebelumnya, diikuti oleh high yang juga terus naik. Ini sinyal bullish yang menunjukkan bahwa pasar mulai mengapresiasi kinerja dan prospek perusahaan. Bahkan di 2025 ini, saat indeks S&P 500 turun -4,91%, saham Cisco justru naik 1,86%.

Pandangan Analis

Cisco Systems Inc. (CSCO) ditutup di harga $61,12 pada 19 Maret 2025, naik 1,36%. Setelah pasar, saham naik tipis ke $61,23. Berdasarkan analis Wall Street, rata-rata rating CSCO adalah Buy dengan skor 3,84 dari 5. Dari 26 analis dalam 90 hari terakhir, 9 merekomendasikan Strong Buy, 5 Buy, 11 Hold, dan 1 Sell. Tidak ada yang memberi rating Strong Sell. Target harga rata-rata saham CSCO diproyeksikan di $70,37, memberikan potensi kenaikan sebesar 15,13%. Saham ini diperdagangkan di NASDAQ dalam denominasi USD.

Kesimpulan

Cisco Systems (CSCO) menunjukkan fundamental keuangan yang kuat dan prospek pertumbuhan menjanjikan seiring transformasi bisnis dari hardware ke software dan layanan keamanan siber. Dengan pendapatan yang terus tumbuh dan valuasi masih tergolong murah, Cisco menawarkan peluang menarik bagi investor. Tren teknologi seperti AI dan pembangunan data center menjadi katalis positif bagi kinerja jangka panjang perusahaan. Secara teknikal, pola pergerakan sahamnya juga menunjukkan momentum bullish. Ditambah dengan dividen konsisten dan program buyback agresif, Cisco cocok untuk investasi jangka menengah hingga panjang, dengan target harga analis di $70,37 atau potensi upside 15%.





*Disclaimer:

This information is provided for general information purposes only. Consider your investment objectives, financial resources and other relevant circumstances carefully before investing. This is not an invitation or an offer to invest, nor is it financial advice or a recommendation to buy or sell any investment.

Previous
Previous

Analisis Saham - Accenture plc (ACN)

Next
Next

Analisis Saham - PayPal (PYPL)