Analisis Saham - International Business Machines Corporation (IBM)
Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka
Salah satu faktor utama yang mendorong keyakinan terhadap IBM adalah posisinya sebagai pemimpin di industri komputasi kuantum. Tidak hanya unggul dalam inovasi, IBM juga dinilai memiliki jalur monetisasi yang lebih jelas dibanding para pesaingnya seperti Google dan Microsoft. Saat ini, IBM telah mengoperasikan lebih dari 75 sistem kuantum di seluruh dunia, membuktikan langkah mereka yang lebih maju dalam kompetisi ini. IBM mungkin bukan yang paling depan dalam pengembangan chip kuantum tercanggih, tetapi pendekatan mereka yang fokus pada integrasi komputasi klasik dan kuantum dinilai lebih realistis untuk menghasilkan pendapatan. Dengan strategi ini, IBM mampu menangani berbagai permasalahan kompleks yang sulit diselesaikan hanya dengan komputasi klasik.
Berdasarkan grafik saham saat ini:
Analisis Teknikal
Saham IBM menorehkan hasil gemilang dengan kenaikan 26% secara YoY, dimana 13% diantaranya merupakan hasil kinerja selama 6 bulan terakhir.
Namun IBM juga mengalami koreksi 7% dalam sebulan terakhir ini, menyebabkan harga saham anjlok ke area fibonacci 50%.
Ada kemungkinan bagi IBM untuk membentuk support dan melonjak lagi ke area resistance sebelumnya.
Support selanjutnya berada pada $240 dan $224.
Setup Trading
Rentang Beli: area $236-$244 yang merupakan area key level.
Stop Loss (SL): Di level $220, di bawah support $224, untuk mengurangi risiko jika harga terus menurun.
Target Profit (TP): Ada tiga target harga yaitu $250, $260 serta $280 sebagai area resistance utama.
Potensi Keuntungan dan Kerugian
Potensi Kerugian: Jika membeli di median rentang beli, atau sekitar level $240 dan harga turun ke SL ($220), kerugian potensial $20 per saham, atau sekitar -8.33%.
Potensi Keuntungan:
Ke target pertama ($250): potensi keuntungan $10 per saham, sekitar 4.17%.
Ke target kedua ($260): potensi keuntungan $20 per saham, sekitar 8.33%
Ke target ketiga ($280): potensi keuntungan $40 per saham, sekitar 16.67%
Perlu diingat bahwa ini adalah analisis teknikal berdasarkan data saat ini dan dapat berubah dengan dinamika pasar. Selalu lakukan penelitian dan pertimbangan sendiri sebelum membuat keputusan investasi atau trading.
Terobosan Teknologi dan Skala Pengembangan
IBM terus menunjukkan kemajuan signifikan di bidang perangkat keras kuantum. Dari pengembangan prosesor Eagle dengan 127 qubit hingga rencana untuk Condor dengan 1.121 qubit, bahkan target jangka panjang untuk sistem dengan lebih dari 4.000 qubit. Pendekatan bertahap seperti ini dinilai lebih kuat dibanding strategi kompetitor yang fokus pada demonstrasi "quantum supremacy".
CEO IBM, Arvind Krishna, menyatakan bahwa teknologi selalu bersifat tambahan, bukan pengganti. Ia mencontohkan bagaimana kehadiran smartphone tidak menghilangkan peran laptop. Hal serupa juga akan terjadi di komputasi kuantum yang akan melengkapi, bukan menggantikan komputasi klasik sepenuhnya.
Ekosistem dan Kemitraan yang Menguatkan Posisi
IBM juga memiliki ekosistem perangkat lunak dan komunitas pengguna yang luas, dengan platform open-source Qiskit yang kini digunakan oleh lebih dari 600.000 pengguna di seluruh dunia. Selain itu, IBM menjalin kerja sama strategis dengan berbagai lembaga pemerintah, akademisi, dan industri seperti Cleveland Clinic dan Fraunhofer Institute.
Yang paling mencolok, IBM berhasil mencatatkan penjualan produk dan layanan terkait kuantum lebih dari 1 miliar dolar AS sejak 2017. Capaian ini jauh melampaui pemain lain seperti IonQ yang total pendapatannya masih di bawah 100 juta dolar AS.
Valuasi dan Potensi Pertumbuhan
Dari sisi valuasi, proyeksi analis Wall Street memperkirakan pertumbuhan pendapatan IBM sekitar 3,77% per tahun. Namun, IBM sendiri optimis bisa mencapai pertumbuhan lebih dari 5% di tahun 2025 dengan arus kas bebas sekitar 13,5 miliar dolar AS.
Meski saat ini valuasi IBM sedikit premium dibanding rata-rata sektor teknologi, potensi dari bisnis kuantum dinilai akan membuka ruang kenaikan lebih lanjut. Jika target valuasi premium 20% tercapai, maka ada potensi kenaikan harga saham sekitar 12%.
Risiko dan Tantangan
IBM tetap menghadapi tantangan besar, terutama dalam eksekusi bisnis kuantum agar bisa terus memimpin pasar. Kompetisi dari raksasa teknologi seperti Google dan Microsoft, serta startup inovatif, menjadi ancaman nyata. Namun, besarnya anggaran riset dan pengembangan IBM yang mencapai 6–7 miliar dolar AS per tahun memberikan kekuatan untuk tetap kompetitif.
Pandangan Analis
Saham IBM (International Business Machines Corporation) ditutup di harga $243,32 pada 20 Maret 2025, turun 3,56%. Dalam perdagangan pasca-bursa, saham sedikit melemah ke $243,11. Rata-rata rating analis di Wall Street adalah Buy dengan skor 3,57 dari 5. Dari 21 analis dalam 90 hari terakhir, 7 memberikan rekomendasi Strong Buy, 3 Buy, 8 Hold, 1 Sell, dan 2 Strong Sell. Target harga rata-rata saham IBM berada di $254,51 atau potensi kenaikan sekitar 4,6% dari harga saat ini. IBM tetap menjadi perhatian analis dengan prospek pertumbuhan yang positif.
Kesimpulan
IBM menunjukkan prospek cerah di bisnis komputasi kuantum berkat posisi kuat sebagai pemimpin industri dan strategi monetisasi yang jelas. Dengan lebih dari 75 sistem kuantum aktif, IBM unggul dalam integrasi komputasi klasik dan kuantum. Target pengembangan hingga 4.000 qubit serta ekosistem Qiskit memperkuat posisinya. IBM juga mencatatkan pendapatan kuantum lebih dari $1 miliar sejak 2017, jauh di atas pesaing. Secara teknikal, saham IBM masih menarik dengan potensi rebound dari area support. Didukung valuasi premium dan proyeksi pertumbuhan, saham IBM dinilai layak dipantau meski tetap ada risiko dari persaingan ketat di industri ini.
*Disclaimer:
This information is provided for general information purposes only. Consider your investment objectives, financial resources and other relevant circumstances carefully before investing. This is not an invitation or an offer to invest, nor is it financial advice or a recommendation to buy or sell any investment.