Analisis Saham - Prudential plc (PUK)

Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka

Prudential plc (NYSE: PUK) menghadapi tantangan besar di pasar ASEAN, yang menyebabkan penurunan kinerja sahamnya hingga 30%. Manajemen telah mengambil langkah strategis seperti memperbarui produk dan memperkuat kerjasama bancassurance untuk meningkatkan pertumbuhan. Meskipun terjadi perbaikan di Indonesia dan Singapura, Malaysia masih menunjukkan kinerja lemah. Di China dan Hong Kong, pertumbuhan lebih stabil meskipun ada tantangan ekonomi dan regulasi. Prospek jangka panjang tetap positif dengan target pertumbuhan laba inti 12% per tahun, namun perusahaan harus membuktikan perbaikan berkelanjutan agar valuasi saham yang undervalued 15%-25% bisa terealisasi.

Berdasarkan grafik saham saat ini:

Analisis Teknikal

  • Prudential mengalami peningkatan pesat hingga lebih dari 20% sejak awal 2025, memperbaiki kinerja saham yang masih turun -8% secara YoY.

  • Pasca membentuk gap naik lebih dari 6% pada pertengahan Februari, PUK masih terus bullish yang kian ditegaskan dengan up trendline solid sebagai support diagonal.

  • Terbaru, PUK yang telah mencetak higher high di area $19.70 akhirnya mengalami retracement ke Fibonacci 50%.

  • Support selanjutnya pada $19 dan $18.50.

Setup Trading

  • Rentang Beli: area $18.80-$19.20 yang merupakan area demand.

  • Stop Loss (SL): Di level $18, di bawah support $18.50, untuk mengurangi risiko jika harga terus menurun.

  • Target Profit (TP): Ada tiga target harga yaitu $20, $21 serta $23 sebagai area resistance utama.

Potensi Keuntungan dan Kerugian

  • Potensi Kerugian: Jika membeli di median rentang beli, atau sekitar level $19 dan harga turun ke SL ($18), kerugian potensial $1 per saham, atau sekitar -5.26%.

  • Potensi Keuntungan:

    • Ke target pertama ($20): potensi keuntungan $1 per saham, sekitar 5.26%.

    • Ke target kedua ($21): potensi keuntungan $2 per saham, sekitar 10.63%

    • Ke target ketiga ($23): potensi keuntungan $4 per saham, sekitar 21.05%

Perlu diingat bahwa ini adalah analisis teknikal berdasarkan data saat ini dan dapat berubah dengan dinamika pasar. Selalu lakukan penelitian dan pertimbangan sendiri sebelum membuat keputusan investasi atau trading.

Performa yang Kurang Memuaskan di Pasar ASEAN

Prudential plc (NYSE: PUK) menghadapi tantangan berat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di pasar ASEAN yang merupakan penyumbang lebih dari setengah pendapatan perusahaan. Akibatnya, kinerja saham Prudential mengalami penurunan tajam, dengan saham yang diperdagangkan di Inggris turun 20%, sementara American Depositary Receipts (ADR) jatuh hingga 30%. Performa ini kurang lebih sejajar dengan AIA Group tetapi masih tertinggal dibandingkan pesaing seperti AXA Financial, Manulife, dan MetLife.

Manajemen telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan ini dengan memperbarui portofolio produk serta memperkuat kerja sama bancassurance—di mana produk asuransi Prudential didistribusikan melalui bank seperti Standard Chartered dan UOB. Dengan meningkatnya kelas menengah di kawasan ini yang semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan dan perlindungan medis, pertumbuhan laba jangka panjang dalam satu digit tinggi hingga dua digit rendah masih dianggap realistis.

Meskipun saham Prudential telah bangkit sekitar 25% dari titik terendahnya, valuasi saat ini masih tergolong menarik, meskipun dengan ekspektasi pertumbuhan yang lebih rendah akibat tantangan eksekusi di masa lalu.

Perbaikan di Pasar ASEAN, tetapi Masih Ada Tantangan

Salah satu masalah utama yang dihadapi Prudential dalam beberapa tahun terakhir adalah pertumbuhan yang lebih lambat dari ekspektasi di pasar utama ASEAN. Meskipun faktor-faktor demografi mendukung potensi pertumbuhan yang stabil, Prudential masih kesulitan mencapai angka pertumbuhan dua digit yang seharusnya dapat diperoleh dari basis pelanggan yang semakin berkembang.

Indonesia menjadi salah satu penyebab utama kinerja yang kurang memuaskan. Pada tahun 2019, negara ini menyumbang sekitar 18% dari laba asuransi Prudential, tetapi kini angka tersebut merosot menjadi hanya sekitar 7%. Kesalahan strategi produk, seperti terlalu banyaknya produk unit-linked yang mengalihkan risiko ke pemegang polis dan terpapar volatilitas pasar saham, menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, model penjualan yang lebih banyak bergantung pada agen dianggap kurang efektif dibandingkan penjualan melalui perbankan, yang kini semakin diminati.

Prudential telah melakukan perubahan strategi dengan memperluas variasi produk dan memperkuat jalur distribusi melalui perbankan. Hasilnya mulai terlihat, meskipun masih perlu banyak perbaikan. Pada kuartal ketiga 2024, pendapatan dari premi tahunan setara (APE) meningkat 10%, menunjukkan percepatan dibandingkan pertumbuhan tahunan sebesar 7%. Penjualan melalui agen naik 11% pada kuartal ketiga dan 12% pada kuartal keempat. Indonesia mencatatkan pertumbuhan APE sebesar 29%, sementara Singapura tumbuh 6%. Namun, Malaysia masih tertinggal dengan pertumbuhan hanya 1%, meskipun sektor bancassurance tumbuh 19%.

Tantangan dan Peluang di China dan Hong Kong

Di luar ASEAN, China dan Hong Kong tetap menjadi pasar utama bagi Prudential. Perusahaan telah menjalin kemitraan dengan CITIC di China, yang membantu mempertahankan pertumbuhan dua digit di negara tersebut. Sementara itu, Hong Kong mengalami pertumbuhan yang lebih lambat di tengah persaingan ketat, ketidakstabilan ekonomi, serta perubahan regulasi. Pada kuartal ketiga 2024, APE di Hong Kong tumbuh 12%, sementara di China naik 36%. Meskipun pertumbuhan bisnis baru mengalami perlambatan secara tahunan, laba dari bisnis baru tetap meningkat, dengan Hong Kong naik 8% dan China naik 12%.

Pandangan Analis

Saham Prudential plc (NYSE: PUK) ditutup di $19,18 pada 13 Maret 2025, turun 1,03%, tetapi naik ke $19,30 dalam perdagangan pasca-pasar. Analis Wall Street memberikan peringkat Strong Buy dengan target harga rata-rata $29,84, menunjukkan potensi kenaikan 55,58%. Dari tiga analis dalam 90 hari terakhir, semuanya merekomendasikan Strong Buy, tanpa rekomendasi jual atau tahan. Harga saham diperkirakan bergerak dalam rentang $24,52 hingga $33,51. Meskipun mengalami volatilitas, prospek jangka panjang tetap positif dengan ekspektasi pertumbuhan dan perbaikan kinerja di pasar utama Prudential, terutama Asia.

Kesimpulan

Prudential plc (PUK) menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan pertumbuhan APE yang solid di beberapa pasar utama, terutama di Indonesia dan China. Meskipun masih menghadapi tantangan di Malaysia dan Hong Kong, strategi ekspansi bancassurance dan diversifikasi produk mulai membuahkan hasil. Dengan target harga analis di $29,84, saham ini memiliki potensi kenaikan 55,58%, didukung oleh tren bullish serta valuasi yang masih menarik. Program buyback senilai $2 miliar dan kenaikan dividen 9% juga menambah daya tarik bagi investor. Namun, tantangan eksekusi tetap ada, dan keberhasilan jangka panjang bergantung pada perbaikan kinerja secara konsisten di seluruh pasar utama.




*Disclaimer:

This information is provided for general information purposes only. Consider your investment objectives, financial resources and other relevant circumstances carefully before investing. This is not an invitation or an offer to invest, nor is it financial advice or a recommendation to buy or sell any investment.

Previous
Previous

Analisis Saham - Booking Holdings (BKNG)

Next
Next

Analisis Saham - The Coca-Cola Company (KO)