Analisis Saham - Snap Inc. (SNAP)

Aries Yuangga, Wakil Penasihat Berjangka

Saham Snap Inc. (NYSE: SNAP) turun 22% sejak awal tahun 2025 (YTD), namun penurunan ini menciptakan peluang investasi menarik, terutama mengingat potensi pertumbuhan laba jangka panjangnya. SNAP sedang menghadapi tekanan margin akibat investasi besar-besaran dalam teknologi AR dan kecerdasan buatan (AI), namun langkah ini diyakini akan mendongkrak pertumbuhan pengguna dan monetisasi dalam jangka panjang.

Analisis Teknikal

  • Saham SNAP turun hingga ke kisaran harga $8.93, mendekati area support kuat di sekitar $7.22–$8.00.

  • Pola harga menunjukkan potensi pembentukan double bottom dalam beberapa minggu ke depan, yang mengindikasikan kemungkinan reversal bullish.

  • Resistance kunci berikutnya berada di level $11.26, dengan potensi kenaikan lebih lanjut ke $16.56 dan $17.88.

Setup Trading

  • Rentang Beli: $7.50–$8.50 (zona support kuat).

  • Stop Loss (SL): $6.90, di bawah support utama $7.22.

  • Target Profit (TP):

    • Target pertama: $11.26 (potensi keuntungan sekitar 32%)

    • Target kedua: $16.56 (potensi keuntungan sekitar 94%)

    • Target ketiga: $17.88 (potensi keuntungan sekitar 110%)

Potensi Keuntungan dan Risiko

  • Potensi Kerugian: Membeli di $8.00 dengan SL $6.90, potensi kerugian sekitar $1.10 per saham atau 13.75%.

  • Potensi Keuntungan:

    • Target 1 ($11.26): keuntungan sekitar $3.26 per saham (40.75%)

    • Target 2 ($16.56): keuntungan sekitar $8.56 per saham (107%)

    • Target 3 ($17.88): keuntungan sekitar $9.88 per saham (123.5%)

Fundamental yang Menarik di Tengah Tantangan Biaya

  • Pertumbuhan pengguna harian aktif (DAU) SNAP stabil dan diproyeksikan meningkat 8,7% YoY di Q1 FY2025 menjadi 459 juta, didukung oleh popularitas layanan Snapchat+ yang tumbuh triple-digit.

  • Investasi tinggi pada infrastruktur AI dan AR saat ini membebani margin EBITDA, tetapi langkah ini krusial demi menjaga daya saing dan meningkatkan ARPU di masa mendatang.

  • SNAP mencatatkan rekor arus kas operasi (OCF) sebesar $413,5 juta pada Q4 FY2024, meningkat 40% YoY, menunjukkan kemampuan menghasilkan kas yang kuat meski di tengah investasi besar.

Valuasi Menarik dengan Potensi Pertumbuhan Jangka Panjang

  • Saham SNAP saat ini diperdagangkan pada valuasi menarik di 16,8x non-GAAP P/E FY2026, mendekati batas bawah historis, memberikan entry point yang baik bagi investor jangka panjang.

  • Non-GAAP PEG forward SNAP berada di angka 0,78x, mengindikasikan saham undervalued berdasarkan prospek pertumbuhan laba.

Risiko Utama

  • Risiko utama bagi SNAP adalah kemampuannya untuk terus bersaing di pasar media sosial yang ketat, terutama menghadapi dominasi Meta dan TikTok.

  • Pertumbuhan DAU yang stagnan atau menurun sebelum monetisasi meningkat signifikan bisa menjadi sinyal bearish yang serius.

Pandangan Analis

  • Berdasarkan konsensus 8 analis dalam 90 hari terakhir, rating SNAP saat ini adalah "BUY" dengan rata-rata skor 3.75.

  • Rinciannya adalah 3 Strong Buy, 2 Buy, 1 Hold, dan 2 Sell.

  • Mayoritas analis optimis terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang meski dalam jangka pendek saham diperkirakan masih volatil akibat biaya investasi yang tinggi.

Kesimpulan

Meski mengalami tekanan akibat biaya investasi tinggi di FY2025, Snap Inc. memiliki potensi pertumbuhan laba yang menjanjikan, terutama didorong oleh ekspansi fitur AR dan layanan premium Snapchat+. Valuasi saham yang menarik, didukung oleh proyeksi pertumbuhan laba dan DAU yang solid, membuat SNAP menjadi pilihan investasi menarik bagi investor yang bersabar dan berorientasi jangka panjang.





*Disclaimer:

This information is provided for general information purposes only. Consider your investment objectives, financial resources and other relevant circumstances carefully before investing. This is not an invitation or an offer to invest, nor is it financial advice or a recommendation to buy or sell any investment.

Previous
Previous

Analisis Saham - NIO Inc. (NIO)

Next
Next

Analisis Saham - Advanced Micro Devices, Inc. (AMD)